Selasa, 12 Mei 2009

Tantangan Baru Universitas Kita

Oleh Harus Laksana Guntur

Assistant Professor di Tokyo Institute of Technology, Jepang

"Ilmu pengetahuan harus mendatangkan peningkatan standar kualitas kehidupan umat manusia dan, kalau memungkinkan, menyelamatkan masa depan generasi yang akan datang." Berangkat dari filosofi tersebut, ilmu pengetahuan dituntut untuk terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

Penemuan-penemuan baru, sebagai produk dari pengembangan ilmu pengetahuan, harus bisa meningkatkan standar kualitas kehidupan manusia dan menyelamatkan masa depan generasi yang akan datang. Belakangan ada sebuah fenomena menarik di dunia pendidikan tinggi dunia yaitu maraknya pemeringkatan institusi pendidikan tinggi oleh media dan berbagai badan perangking dunia dengan berbagai kriterianya.

Terlepas dari pro-kontra opini yang berkembang di antara praktisi pendidikan tinggi tentang metode dan kriteria yang dipakai dalam pemeringkatan, ada banyak hal yang bisa kita ambil manfaatnya untuk perbaikan institusi pendidikan tinggi di Tanah Air. Setidaknya kita bisa banyak belajar dari apa yang sedang dilakukan dan sudah dihasilkan oleh uiversitas langganan peringkat atas dunia, seperti Havard, MIT, Stanford, Oxford, Cambridge, dan universitas papan atas lainnya dalam upaya memberikan kontribusi maksimal bagi peningkatan standard kualitas kehidupan manusia.

Universitas entrepreneur
Dalam artikelnya di majalah ilmiah terkemuka dunia, Nature, tahun 2006, Xiaogang Peng, seorang profesor di Arkansas University menulis artikel berjudul ‘University spin-off: Opportunity or challenge?" Ada satu hal yang menarik untuk dikaji, apalagi kalau kita kaitkan dengan fenomena pemeringkatan universitas akhir-akhir ini. Paradigma yang mengatakan bahwa universitas adalah pusat aktivitas riset telah berkembang sedemikian pesat menjadi pusat riset dan pusat inkubasi bisnis baru berbasis inovasi teknologi, yang mampu melahirkan perusahaan-perusahaan baru (spin out company).

Peranan universitas dan lembaga riset tak bisa dibilang enteng sebagai mesin pertumbuhan ekonomi. MIT misalnya, berdasarkan penelitian Boston Bank yang bertajuk MIT: The Impact of Innovation, telah berkontribusi luar biasa tidak hanya bagi AS tetapi juga bagi dunia. Para alumni MIT telah mampu membangun 4.000 perusahaan dengan sales turnover 232 miliar dolar AS. Mereka pun mampu membuka kesempatan kerja bagi sekitar 1 juta orang di dunia. Pencapaian ini telah menempatkan MIT sama dengan kekuatan ekonomi dunia pada urutan ke-24 karena sales turnover-nya setara 2 kali GDP Afrika Selatan yang besarnya 116 miliar dolar AS.

Sebuah kalkulasi yang dilakukan MIT Technology Licensing Office menyebutkan bahwa pemerintah AS memperoleh keuntungan kembali yang sangat tinggi atas dana investasi pemerintah pada pembiayaan riset ilmiah di berbagai universitas dan lembaga riset dari hasil penjualan lisensi teknologinya. Pemerintah AS mendapatkan 15 persen dari hasil penjualan lisensi teknologi tersebut.

Dari Pusat Inovasi Universitas Oxford (ISIS-Innovation), sejak didirikan tahun 1997, mereka mampu menciptakan rata-rata 1 paten per minggu dan sekitar 1 spin out company per bulan. Universitas Oxford dan Cambridge, telah berhasil menciptakan 139 spin out company dengan revenue hampir 15 milar poundsterling dari hasil penjualan lisensi teknologi penemuan barunya, pada tahun 2000-2001. Sementara di Jepang, menurut data Technology Lisencing Organization-Tokyo Institute of Technology, telah tercipta sekitar 36 spin out company dan 3.000 paten sampai akhir tahun 2002.

Informasi tersebut seharusnya mampu membuka mata kita bahwa universitas papan atas dunia mampu menjadi penggerak perekonomian lokal dan global, yang berarti membuka lapangan kerja baru berbasis inovasi teknologi. Mereka telah berhasil membuktikan dirinya layak disebut sebagai universitas entrepreneur dan kekuatan ekonomi baru dunia.

Kesiapan dan peluang
Keberhasilan dalam mendorong universitas di Tanah Air menjadi universitas entrepreneur sangat ditentukan oleh dukungan dana yang kuat, regulasi yang kondusif, serta pemahaman yang cukup dari para ilmuwan kita akan relasi teknologi-bisnis dan strategi bisnis. Sayangnya, prasyarat itu belum terpenuhi sampai saat ini. Universitas kita masih dalam masa transisi menuju universitas riset. Bahkan sebagian besar universitas kita masih jauh di bawah standar untuk bisa dikatagorikan dalam universitas yang dalam proses menuju universitas riset.

Penemuan-penemuan baru yang dihasilkan oleh ilmuwan kita sering menemui kendala pada proses komersialisasinya. Salah satu faktor penyebabnya adalah kemampuan ilmuwan kita dalam melakukan proses komersialisasi penemuan barunya masih sangat rendah. Mereka tidak memiliki pengetahuan bagaimana membangun bisnis terkait penemuannya. Dalam dunia bisnis, sebuah penemuan besar tidak selalu berarti bisa menghasilkan uang besar. Karena kenyataannya, teknologi yang diterima pasar seringkali bukan yang terbaik menurut kriteria keilmuan, dan ini harus ilmuwan sadari, kecuali penemuan yang memang cukup revolusioner.

Industri di Tanah Air bisa dikatakan lepas tanggung jawab terhadap masalah pengembangan ilmu pengetahuan. Pemerintah (pusat dan daerah) sebagai regulator seharusnya menciptakan iklim yang mampu mempererat kerja sama antara perusahaan dan universitas dalam mengemban tanggun jawab pengembangan ilmu pengetahuan. Pemerintah juga harus mempermudah regulasi terkait komersialisi penemuan riset dan merangsang proses komersialisasi penemuan baru dengan menyediakan dana bagi upaya terciptanya bisnis-bisnis baru berbasis inovasi teknologi. Pada akhirnya, universitas riset bisa menjelma menjadi universitas entrepreneur, penggerak ekonomi lokal dan global, serta memperkaya peluang riset bagi ilmuwan lokal dan mahasiswa sendiri. Mungkinkah?

Sumber : Republika

KEADAAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

KEADAAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Telah kita ketahui bahwa usha pendidikan Islam sama tujuannya dengan Islam itu sendiri, dan pendidikan Islam tidak terlepas dari sejarah Islam pada umumnya. Karena itulah, periodesasi sejarah pendidikan Islam berada dalam periode-periode sejarah Islam itu sendiri.
Pendidikan Islam tersebut pada dasarnya dilaksanakan dalam upaya menyahuti kehendak umat Islam pada masa itu dan pada masa yang akan datang yang dianggap sebagai kebutuhan hidup (need of life). Usaha yang dimiliki, apabila kita teliti atau perhatikan lebih mendalam, merupakan upaya untuk melaksanakan isi kandungan Al-Qur'an terutama yang tertuang pada surat Al-Alaq: 1-5. Sebagimana hanya Islam yang mula-mula diterima Nabi Muhammad SAW. Melalui Malaikat jibril di gua Hira. Ini merupakan salah satu contoh dari opersionalisasi penyampaian dari pendidikan tersebut.

Prof. Dr. Harudn Nasution, secara garis besar membagi sejarah Islam ke dalam tiga periode, yaitu perode klasik, pertengahan, dan modern.
Selanjutnya, pembahasan tentang lintasan atau periode sejarah pendidikan Islam mengikuti penahapan perkembangan sebagai berikut:
1. Periode pembinaan pendidikan Islam, berlangsung pada masa nab Muhammad SAW. Selama lebih kurang dari 23 tahun, yaitu sejak beliau menerima wahyu pertama sebagai tanda kerasulannya sampai wafat.
2. Periode pertubuhan pendidikan, berlangsung sejak wafatnya Nabi Muhammad SAW. Sampai dengan akhir kekuasaan Bani Umaiyah, yang diwarnai oleh penyebaran Islam ke dalam lingkungan budaya bangsa di luar bangsa Arab dan perkembangannya ilmu-ilmu naqli
3. Periode kejayaan pendidikan Islam, berlangsung sejak permulaan Daulah bani Abbasiyah sampai dengan jatuhnya kota Bagdad yang diwarnai oleh perkembangan secara pesat ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam serta mencapai puncak kejayaannya.
4. Tahap kemuduran pendidikan berlangsung sejak jatuhnya kota Bagdad sampai dengan jatuhnya Mesir oleh Napoleon sekirat abad ke-18 M. yang ditandai oleh lemahnya kebudayaan Islam berpindahnya pusat-pusat pengembangan kebudayaan dan peradaban manusia ke dunia Barat.
5. Tahap pembaharuan pendidikan Islam, berlangsungnya sejak pendudukan Mesir Oleh Napoleon pada akhir abad ke-18 M. sampai sekarang, yang di tandai oleh masuknya unsur-unsur budaya dan pendidikan modern dari dunia Barat ke dunia Islam.
Sementara itu, kegiatan pendidikan Islam di Indonesia lahir dan tumbuh serta berkembang bersamaan dengan masuk dan berkembangnya islam di Indonesia. Sesungguhnya kegiatan pendidikan Islam tersebut merupakan pengalaman dan pengetahuan yang penting bagi kelangsungan perkembangan Islam dan umat Islam, baik secara kuantitas maupun kualitas.
Pendidikan Islam itu bahkan menjadi tolak ukur, bagaimana Islam dan umatnya telah memainkan perananya dalam berbagai aspek sosial, politik, budaya. Oleh karena itu, untuk melacak sejarah pendidikan Islam di Indonesia dengan periodisasinya, baik dalam pemikiran, isi, maupun pertumbuhan oraganisasi dan kelembagaannya tidak mungkin dilepaskan dari fase-fase yang dilaluinya.
Fase-fase tersebut secara periodisasi dapat dibagi menjadi;
1. Periode masuknya Islam ke Indonesia
2. Periode pengembangan dengan melalui proses adaptasi
3. Periode kekuasaan kerajaan-kerajaan Islam (proses politik)
4. Periode penjajahan Belanda (1619 – 1942)
5. Periode penjajahan Jepang (1942 – 1945)
6. Periode kemerdekaan I Orde lama (1945 – 1965)
7. Periode kemerdekaan II Orde Baru/Pembangunan (1966- sekarang)

Cara Menghilangakan Navbar

Navbar merupakan kotak navigasi blogger yang merupakan fasilitas dan berada pada tampilan website blogspot Anda. Navbar dapat fungsinya antara lain untuk mulai melakukan Sign In/out atau bisa juga membuat Blog baru serta digunakan untuk memudahkan Anda atau pengunjung untuk fitur pencarian, memberikan label, managerial blog, link ke blogspot selanjutnya, sebagainya.

Nah...!!! untuk menghilangkan Navigation Bar?

1. Login dulu di Blogger.com / Blogspot.com
2. Klik Tata Letak/Layout –> Edit HTML
3. Taruh script berikut ke dalam tag head

#navbar-iframe {
display: none !important;
}

Contohnya seperti ini :

———————————————–
Blogger Template Style
Name: Bakir
Designer: Fitri
URL: www.tutorialblog.blogspot.com
Date: 29 Feb 2004
Updated by: Blogger Team
———————————————– */
#navbar-iframe {
display: none !important;
}
/* Variable definitions

navbar2.gif

4. Klik Simpan Template.
5. Refresh blog Anda.

Selamat mencoba.

Cara Mengganti Icon Pada Address Bar

Apabila kita punya sebuah blog di Blogspot maka icon default yang akan tampil adalah gambar seperti ini :


Nah...!!! bagi anda yang ingin merubah icon tersebut dengan gambar sesuai dengan keinginanmu. caranya sangat mudah, yaitu dengan membuat gambar yang eksistensi filenya gif, jpg, ico, dll dengan ukuran kira2 24x42 pixel sampai 32x32 pixel.

kemudian ..... masuk ke "Layout --> Edit HTML" trus tempatkan script berikut sebelum kode



kemudian anda menyimpannya. dan anda bisa menyimpan gambarmu di 000webhost atau bisa juga di photobucket dan juga di imageshack atau anda bisa memilih beberapa contoh icon/gambar beserta dengan linknya dibawah ini.

http://img527.imageshack.us/img527/6543/image7go9.gif
http://img507.imageshack.us/img507/5774/image8wn8.gif
http://img150.imageshack.us/img150/5784/image9qo1.gif
http://img404.imageshack.us/img404/1214/image10vr1.gif

http://img87.imageshack.us/img87/5862/image1an1.gif
http://img134.imageshack.us/img134/633/image4hx4.gif
http://img139.imageshack.us/img139/83/image5oa7.gif
http://img509.imageshack.us/img509/6449/image6fu0.gif
http://img412.imageshack.us/img412/3808/image11pc0.gif
http://img100.imageshack.us/img100/4658/image12du2.gif
http://img132.imageshack.us/img132/4733/image13lj1.gif
http://img145.imageshack.us/img145/7793/image14zg9.gif
http://img110.imageshack.us/img110/6218/image2ie0.gif
http://img98.imageshack.us/img98/9617/image3cr0.gif
http://img264.imageshack.us/img264/7575/image16kn8.gif
http://img412.imageshack.us/img412/4403/image15jc7.gif

Kemudian langkah terakhir dapat anda lakukan penyimpanan templet, dan buktikan...!!!

Selamat Mecoba